infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Sembilan dari 32 Bukit di Bandar Lampung Habis Dieksploitasi

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Sembilan dari 32 bukit yang ada di Bandar Lampung saat ini sudah berubah bentuk. Bukit Camang Timur yang berfungsi antara lain sebagai daerah resapan air, misalnya, dieksploitasi untuk pengembangan permukiman mewah dan pertambangan galian C.

Pantauan Kompas, Senin (7/1), bukit Tamin pun sudah hancur diratakan dan dimanfaatkan sebagai tempat permukiman. Sementara itu, bukit Randu yang terletak di tengah kota, yang seharusnya berfungsi sebagai kawasan hutan kota dan daerah resapan air, habis dimanfaatkan untuk pembangunan hotel dan restoran mewah. Satu bukit lainnya, yakni bukit Kunyit, hancur akibat penggalian batu secara berlebihan.

Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Lampung Syaifullah Sesunan mengatakan, penggerusan bukit-bukit di Bandar Lampung marak sejak tahun 1990-an.

Menurut catatan Bapedalda Lampung, di Bandar Lampung terdapat 32 bukit. Sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2006 tentang Pengelolaan Bukit dan Lereng di Bandar Lampung, bukit-bukit tersebut seharusnya dipertahankan.

Bagi Bandar Lampung, Syaifullah menambahkan, bukit-bukit itu selain berfungsi sebagai pelindung dari bencana, juga sebagai penyeimbang lingkungan, daerah resapan air, dan penahan air tanah.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung Mukri Friatna menambahkan, berdasarkan Perda No 1/2006, bukit-bukit di Bandar Lampung memang bisa dimanfaatkan.

“Namun, pemanfaatannya terbatas pada kemiringan dua persen, sisanya harus menjadi hutan kota dan resapan air. Jadi, tidak semua bukit bisa digali sebagai sumber material galian C atau dimanfaatkan sebagai permukiman, hanya beberapa bukit saja yang bisa dimanfaatkan,” katanya.

Bukit lain yang hancur adalah bukit Klutum, Mastur, Sari, Balau, dan Perahu. (hln/kompas)

98 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

0600137768


Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan Tahun 2026 [ detail ]

Rp3.942.963

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2026 [ detail ]

Rp4.192.837

BI RATE


PERTALITE
Rp10.000

PERTAMAX
Rp16.300

PERTAMAX TURBO
Rp20.000

BIO SOLAR
Rp6.800

DEXLITE
Rp24.200

DEX
Rp25.750

BRIGHT GAS 12 KG
Rp220.000

BRIGHT GAS 5,5 KG
Rp106.000

Golongan Daya Listrik Tarif (Rp/kWh)
R-1 (Subsidi) 450 VA Rp415/kWh
R-1 (Subsidi) 900 VA Rp605/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 900 VA Rp1.352/kWh
R-1 (Non-Subsidi) 1.300 VA – 2.200 VA Rp1.444,70/kWh
R-2 3.500 VA – 5.500 VA Rp1.699,53/kWh
R-3 ≥ 6.600 VA Rp1.699,53/kWh

One response to “Sembilan dari 32 Bukit di Bandar Lampung Habis Dieksploitasi”

  1. Avatar newberkeley

    Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Lampung Syaifullah Sesunan mengatakan, penggerusan bukit-bukit di Bandar Lampung marak sejak tahun 1990-an. tapi maraknya kan saat orde baru runtuh…

    lagian, bukannya bertindak, malah cuma curhat aja di koran…….

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Tulisan Terbaru

Tulisan Teratas

■■■ [dompet dhuafa] Satukan Solidaritas Bantu Palestina ■■■


Kenali Produk PT Pusri Palembang

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca