infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Bush Tuding Iran Berpotensi Picu Perang Dunia III

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Presiden Amerika Serikat (AS), George W. Bush, mengemukakan bahwa telah memperingatkan kepada para pemimpin dunia harus mencegah Iran memiliki senjata nuklir, jika berkepentingan menghindari Perang Dunia (PD) III.

“Kita punya seorang pemimpin di Iran yang sudah mengumumkan bahwa dia ingin menghancurkan Israel,” kata Bush dalam jumpa pers di Gedung Putih, Rabu (17/10).

Jumpa pers itu berlangsung menyusul kehati-hatian Rusia yang menentang tindakan militer atas program atom Teheran yang mencurigakan. Dalam kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini ke Teheran, Putin mengatakan bahwa ia tidak melihat bukti bahwa Iran sedang membuat senjata nuklir.

Bush meminta Putin mengklarifikasi pernyataannya itu. “Karena, ketika saya mengunjunginya (Putin), ia mengatakan bahwa ia memahami kepentingan dunia untuk memastikan bahwa Iran tidak boleh memiliki kemampuan untuk membuat senjata nuklir, ” ujar Bush.

“Jadi saya telah mengemukakan kepada masyarakat, bahwa jika anda berkepentingan dalam menghindarkan Perang Dunia III, sebaiknya anda berkepentingan untuk mencegah mereka memiliki pengetahuan yang diperlukan untuk membuat senjata nuklir,” kata Bush, seperti dikutip AFP. (antara/eramuslim)

•••

22 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

One response to “Bush Tuding Iran Berpotensi Picu Perang Dunia III”

  1. Avatar albahar

    Sebanarnya BUSH lah yang menjadi pemicu perang dunia ke III.
    Bush laknatullah… Amin

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca