Kebakaran lahan yang masih marak terjadi di Sumatera Selatan berpotensi mengganggu arus mudik di jalan lintas timur Sumatera. Pasalnya, kabut asap dapat mengurangi jarak pandang pengemudi hingga menjadi beberapa meter saja.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran Hutan Achmad Taufik, Minggu (7/10), mengatakan, berdasarkan pantauan satelit NOAA, jumlah titik panas (hot spot) di Sumsel Sabtu malam mencapai 273 titik, terbanyak di Kabupaten Ogan Komering Ilir (103 titik).
Oleh karena itu, pengemudi yang akan melewati jalan lintas timur (jalintim) wilayah Sumsel diimbau agar berhati-hati karena kemungkinan jarak pandang berkurang. Pembakaran lahan biasanya dilakukan malam hari sehingga kabut asap banyak muncul pada malam dan pagi hari.
Berdasarkan pantauan di jalintim ruas Palembang-Inderalaya sepanjang 32 kilometer pada Minggu siang, bekas kebakaran lahan tampak tersebar di kiri dan kanan jalan. Dari kejauhan tampak asap tipis menyelimuti lahan gambut. Asap tak menutupi pandangan, tetapi di malam hari pengemudi harus waspada karena tak ada penerangan jalan. (kmps)


















Tinggalkan Balasan