Ribuan umat Islam di Palembang usai salat Jumat menggelar salat Gaib dan doa Qunut Nazilah yang diperuntukan bagi warga Muslim Palestina yang menjadi korban tindakan brutal militer Israel di Jalur Gaza. Usai shalat Jumat, warga juga turun ke jalan dan mereka meyerukan pemboikotan terhadap produk-produk Amerika Serikat yang menjadi pembela bangsa Yahudi Israel.
Seperti pelaksanaan Salat Jumat di masjid Assa’ada Mapolda Sumsel dengan khotib dan imam Ketua Forum Umat Islam (FUI) Sumsel, Drs KH Umar Said. Dalam khutbahnya, Umar said mengatakan Umat Muslim di Indonesia khususnya di Palembang bisa dengan rasa aman dan nyaman dapat melaksanakan salat jumat bersama-sama. Tetapi kondisi ini tidak dirasakan bagi warga Muslim Palestina yang berada dalam gemburan serangan bom dan peluru dari pasukan Israel.
Dikatakan, apa yang dialami Muslim Palestina tidak hanya menyakitkan warga Palestina semata, tetapi menyakitkan umat Islam di dunia termasuk warga Palembang. Untuk itu, sebagai bentuk solidaritas, Umar Said langsung memimpin doa Qunut Nazila dan salah gaib.
“Kita doakan, semoga Allah SWT memberikan kemenangan warga Muslim Palestina atas Israel. Tindakan Israel atas Palestina justru merugikan Israel sendiri karena umat Islam secara keseluruhan di dunia membenci Israel dan membuat posisi Israel semain tidak aman,” katanya.
Sementara Ketua Dewan Masjid Indonesia (MDI) Palembang, Imron Rosyidi mengatakan, 600 masjid dan khotib jumat secara seretak menggelar salat gaib dan membaca doa qunut nazila untuk kemenangan warga Palestina. “Kita yakin, Allah SWT akan memberikan pertolongan kepada warga muslim di Palestina,” katanya.**(husin/SRIPO)
RIBUAN umat Islam di Palembang usai salat Jumat menggelar doa Qunut Nazila dan Salah Gaib bagi warga Muslim Palestina yang meninggal akibat agresor Negara Israel terhadap warga Palestine di Jalur Gaza. 600 Khotib juga dalam khutbahnya menyeruhkan persatuan umat Islam dalam menghadapi kaum Zionis dan sekutunya, Amerika Serikat



















Tinggalkan Balasan