Kondisi lokasi eks Penas KTNA XII yang berada di BPT Sembawa, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, saat ini telah berubah fungsi menjadi lokasi strategis bagi para muda-mudi dan anak baru gede (ABG) untuk memadu kasih. Kondisi bangunan bekas penyelenggaraan Penas KTNA XII itu kini terbengkalai dan terlihat tidak dirawat sama sekali.
Salah seorang warga Desa Sembawa Banyuasin, Bambang, 36, mengaku gerah dengan ulah para pasangan muda-mudi yang menjadikan lokasi eks Penas tersebut sebagai tempat pacaran. Menurutnya, para muda-mudi yang sebagian besar adalah siswa SMP dan SMA tersebut hampir setiap hari “nongkrong” di lokasi bangunan eks Penas. Waktu yang biasa di manfaatkan muda-mudi tersebut terutama pada sore dan malam hari.
Dia melanjutkan, muda-mudi tersebut bukan sekadar berjalanjalan atau mengobrol di tempat itu, melainkan juga ada yang sampai berani berbuat mesum dan tidak senonoh seperti yang seharusnya tidak dilakukan anak-anak belia. Bambang mencontohkan, tanpa malu-malu, pasangan yang nongkrong di sana sering berpelukan, bahkan berciuman.
Dia menduga, mereka berani melakukan hal tersebut karena lokasi itu saat ini sama sekali tidak dijaga aparat keamanan sehingga para muda-mudi tersebut semakin leluasa berbuat seenaknya. “Saya bahkan beberapa kali memergoki perbuatan mereka. Namun, tetap saja banyak muda-mudi yang datang yang jumlahnya mencapai puluhan orang,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan warga Desa Sembawa lainnya, Sowarno, 34. Menurutnya, warga sekitar sudah sangat resah dengan kegiatan para muda-mudi tersebut. Warga takut hal tersebut dapat memberi pengaruh buruk kepada anak-anak mereka serta remaja lainnya yang secara tidak sengaja melihat kegiatan yang tidak senonoh itu.
Apalagi, di sekitar lokasi tersebut banyak anak-anak kecil yang sering bermain atau sekadar berjalan-jalan di lokasi eks Penas. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Banyuasin yang juga Pelaksana Harian (Plh) Bupati Banyuasin, HM Robani Syahrin, mengaku sama sekali belum mengetahui hal tersebut.
Sepengetahuan dia, bangunan eks Penas itu selalu dijaga petugas Pol PP Pemkab Banyuasin guna menghindari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti pencurian dan sebagainya.(yopie cipta raharja/SINDO)


















Tinggalkan Balasan