Konsultan Hay Grup menobatkan PT Pusri sebagai salah satu perusahaan terbaik dalam penggajian karyawannya. Penobatan tersebut disandang PT Pusri setelah Konsultan Hay Grup melakukan survei terhadap 105 perusahaan besar dan kecil di Indonesia.
”Sesuai hasil kajian Konsultan HAY Grup, PT Pusri dikategorikan bagus dalam sistem penggajian karyawan karena mengikuti sistem yang berlaku, seperti gaji pokok ditambah tunjangan-tunjangan, baik yang umum maupun yang khusus. Yang umum, semua karyawan dapat, sedangkan yang khusus, bagi mereka yang bekerja dengan sistem shift,” ujar GM SDM dan Umum PT Pusri Erman Anwar Kamis kemarin.
Menurut Erman, karyawan baru masuk tamatan SMA digaji sebesar Rp1,8 juta. Sedangkan sarjana yang baru masuk, gaji mereka mencapai Rp3 juta. Karena itu, tak mengherankan apabila PT Pusri membuka lowongan kerja, para pencari kerja selalu memburu.
Pelamar bisa mencapai 24.000, padahal yang diterima hanya 211 pegawai. Erman mengakui, walau sudah digaji dengan baik, masih ada juga kekurangan. Namun, hal itu menurut Erman masih dalam taraf wajar.
Menanggapi aksi demo yang digelar ratusan karyawan dan pensiunan PT Pusri pekan lalu yang menuntut kesejahteraan karyawan berupa kenaikan gaji dan tunjangan-tunjangan, menurut Erman, berdasarkan PKB 2007–2009 Bab IV Sistem Penggajian PT Pusri, gaji karyawan terdiri dari gaji pokok dan tunjangan-tunjangan, disesuaikan dengan status karyawan, jenis pekerjaan, jabatan, dan subgolongan.
“Semuanya ada dalam aturan. Mengenai tunjangan risiko, telah diatur secara tegas bahwa persentase risiko diberikan kepada karyawan sesuai potensi bahaya yang dapat terjadi di wilayah kerjanya, seperti ledakan, tekanan tinggi, temperatur tinggi, keracunan, dan kebisingan. Untuk karyawan produksi, tunjangan risiko yang diberikan sebesar 100% dari tabel,” ujar Erman.
Sementara itu, bagi karyawan yang bekerja shift, perusahaan memberikan tunjangan shift sebagai kompensasi dari kelebihan jam kerja dan ketidaknikmatan bekerja dengan waktu kerja yang berubah-ubah. Kepala Humas dan Hukum PT Pusri Djakfar Abdullah menambahkan, dari beberapa aturan yang telah dilaksanakan, pihaknya terus melakukan evaluasi untuk perbaikan.
“Kita selalu berbenah. Saat ini sedang dibahas bersama konsultan untuk mengevaluasi kembali sistem penggajian yang berlaku,” ujar Djakfar. Masalah rekrutmen tenaga kerja mereka sudah sangat terbuka, jumlah karyawan yang kini mencapai 3140 orang. Padahal, idealnya Pusri hanya memiliki 2.500 karyawan.
“Rekrutmen yang kini kita lakukan untuk menutupi para karyawan yang pensiun, yang setiap tahunya mencapai 300 orang. PT Pusri akan mencapai ideal karyawannya pada 2012 nanti. Untuk itu, kita lakukan rekrutmen,” ujar Djakfar. (aina ra/hengky ca)***Harian SINDO











![[2026] Proyek Perluasan dan Pendalaman Kolam Retensi Simpang Polda](https://infokito.blog/wp-content/uploads/2018/07/logoagplg.jpg)









Tinggalkan Balasan