infokito

jembatan informasi kito


Waktu di Indonesia: WIB

Rehab Situs Bersejarah Butuh Rp20 Miliar

IndeksDownloadGaleriPromosiPranalaCari

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel berencana melakukan rehab situs bersejarah dan pembangunan objek wisata se-Sumsel pada 2009. Total dana yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp20 miliar.

“Rehab situs bersejarah dan pembangunan objek wisata juga akan dilakukan di seluruh kabupaten/kota yang memiliki tempat-tempat wisata,” kata Kasubdin Pariwisata Sutardi Harun SE di Palembang Senin (14/2) kemarin. Demikian dilaporkan harian SINDO.
Dijelaskan bahwa untuk pembangunan objek wisata, akan dibuatkan perencanaan terlebih dahulu oleh kabupaten/kota. Rencana itu kemudian diajukan ke Pemprov. Menurut Sutardi, rehab pada 2009 direncanakan dimulai pada sektor sekitar tembok situs arkeologi Bukit Siguntang, Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS), dan pengembangan kawasan pinggiran Sungai Musi.

Untuk situs arkeologi Bukit Siguntang, akan dibuatkan gedung pengelola situs. Selanjutnya akan dilakukan rehab di Kab Muara Enim yang memiliki situs Candi Bumi Ayu. Pada kabupaten lainnya, akan dilakukan pembangunan dan pengembangan sarana objek wisata seperti objek wisata Bukit Selero di Kab Lahat, Gunung Dempo di Kota Pagaralam, Danau Ranau di Kab OKU Selatan, dan pembangunan Uppper di drainase DAM Desa Belitang Kab OKU Timur.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sumsel Drs H Ibnu Hajar Dewantara menyambut positif langkah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel. “Banyak aset-aset sejarah dan objek wisata yang perlu dilakukan rehab. Pembangunan dan pengembangan itu dapat menarik wisatawan domestik dan luar negeri,” kata Ibnu.

Selanjutnya pada 2008 masih dilakukan sosialisasi Visit Musi 2008. Situs bersejarah dan objek wisata merupakan sarana pendukung pengembangan Visit Musi.

“Kita mendukung langkah rehab situs bersejarah dan pembangunan objek wisata yang ada. Namun, untuk perhitungan dana masih terlalu dini karena Visit Musi baru dimulai dan berefek jangka panjang. Tahun 2008 kita baru mulai investasi dan tahun 2009 baru mulai pengembangan investasi, kemudian baru menunjukkan hasil,” ungkapnya.

Selain itu, ujar Ibnu, diharapkan situs bersejarah dan objek wisata yang merupakan sarana pendukung pengembangan Visit Musi yang pada akhirnya memberikan tiga hal positif di Sumsel.

Pertama, memberikan kesempatan terkenalnya potensi aset bersejarah dan objek wisata di segala sektor. Kedua, memberi peluang kepada masyarakat dengan ikut berpartisipasi aktif di dalamnya, terutama di kabupaten/ kota. Ketiga, membuka peluang usaha bagi pelaku ekonomi di mana yang menggerakkan seluruh sektor yang ada. (hengky chandra agoes/SINDO)

88 hit

harga emasworld monitoralmanak 2026


Flash SIM Card Arab Saudi untuk Haji & Umrah | Kuota Internet
GPS Tracking untuk Android dan iPhone
MiTag Androind & iPhone | GPS Tracking
Air Zam Zam Kemasan 1 Liter

Tinggalkan Balasan



kembali ke atas

jembatan informasi kito


Embed Weather on Website with cuacalab.id

Jadwal Sholat Kota Palembang


Let's connect

Eksplorasi konten lain dari infokito

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca