Jerry Helenberg, seorang pendeta berkebangsaan Amerika Serikat menolak keberadaan tempat wudhu bagi kaum Muslimin di Bandara Udara Indianapolis. Jerry menyebut tindakan itu sebagai “upaya persaudaraan terhadap pihak musuh” yang jelas-jelas menentang AS di masa perang.
“Penyediaan tempat wudhu bagi umat Islam bukan kebijakan legal, karena tujuan utamanya adalah memberikan pelayanan VIP bagi umat Islam,” ujarnya dalam pernyataan persnya. Masih dalam keterangan pers tersebut, Jerry menentang penggunaan uang negara dari pajak untuk keuntungan satu agama.
Pria itu juga menghimbau Pat Peterson, Walikota Indianapolis, untuk menghentikan pembangunan kolam khusus untuk mencuci kaki. Fasilitas itu dibangun di dekat tempat tunggu taksi, guna membantu sopir Muslim yang akan berwudhu. [sabili/infokito]


















Tinggalkan Balasan